Pilkada: Panggung Elite Menuju Estafet Kekuasaan 2029
Sebentar lagi, masa kampanye Pilkada akan dimulai pada 25 September hingga 23 November 2024. Para calon berlomba menyampaikan visi dan janji kepada masyarakat, seolah semua masalah akan terselesaikan. Namun, ketika kekuasaan digenggam, realitas sering kali berbeda. Dalam pandangan Machiavelli, kekuasaan tidak mengenal moral, hanya bertahan. Kant mungkin berbicara tentang idealisme, tetapi kenyataan sering mencemarinya. Sartre menyebut pemimpin yang melupakan janji sebagai bentuk bad faith mencari alasan untuk membenarkan janji yang diabaikan. Pada akhirnya, kampanye hanyalah panggung, dan janji-janji itu sekadar tiket menuju kekuasaan. Di balik itu, Pilkada di Jakarta, Jawa Tengah, dan daerah strategis lainnya menjadi ajang penting menuju Pemilu 2029. Sejarah politik kepala daerah pada masa reformasi menunjukkan Pilkada bukan sekadar pemilihan lokal, melainkan bagian dari strategi elite untuk mempersiapkan kekuatan nasional. Pilkada adalah arena kompetisi menjadi batu ...