Cerpen Elegi Natal Untuk Sofia
Elegi Natal Sofia Di sudut jalan Karangjati, di kota Semarang, berdiri sebuah rumah tua peninggalan amtenar Belanda. Dindingnya tinggi dengan cat putih gading yang mulai mengelupas, memiliki jendela-jendela besar berjalusi demi menjaga sirkulasi udara. Di halaman depan, pohon asem rindang menaungi beranda yang luas, ranting-rantingnya menjulur liar, dan daun-daunnya berguguran perlahan ke tanah. Beranda berlantai tegel itu dihiasi kursi rotan tua dan meja kecil, tempat pemilik rumah sering duduk membaca koran sambil menikmati secangkir teh. Rumah ini, meski tak lagi sempurna, tetap memancarkan kehangatan dan menyimpan jejak masa lalu dalam setiap sudutnya. Ruang makan terletak di tengah rumah, dengan lampu gantung tembaga berbentuk mangkuk terbalik menggantung rendah tepat di atas meja makan kayu jati. Meja ini adalah warisan keluarga yang telah turun-temurun, memiliki mekanisme lipatan tersembunyi di bagian tengahnya. Papan tambahan tersebut dapat memperluas meja, menjadik...