Posts

Tol Serang - Tanjung Lesung - Segera Dibangun

Image
Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mrmbangun jalan Tol Serang-Tanjung Lesung guna mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus [KEK] pariwisata Tanjung Lesung. Jalan Tol sepanjang 87 KM diinstruksikan presiden untuk diselesaikan dalam waktu tiga tahun. Lokasi :  Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten Jarak dari Jakarta sekitar 180 Km Waktu tempuh sekitar 4 jam dari Jakarta Terletak antara ikon wisata Provinsi Banten : Gunung Krakatau dan Taman Nasional Ujung Kulon Terletak di Pantai Barat Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten Terletak di pusat pengembangan Pariwisata di Wilayah barat Kabupaten Pandeglang antara Carita dan Ujung Kulon INFRASTRUKTUR KUNJUNGAN WISATAWAN DOMESTIK DAN MANCANEGARA KE TANJUNG LESUNG  Jalan Tol Serang – Panimbang sepanjang 83 Km, ( Jarak  dari Jakarta ke Tanjung Lesung dengan adanya Jalan Tol Serang – Panimbang menjadi 150 km) Bandara Panimbang, dengan wa...

Pena 14 januari 2015 -

Indonesia tidak dibangun hanya untuk semalam atau sewindu namun ia ada untuk anak cucu pewaris bangsa. 2015 adalah tahun untuk merefleksikan apa yang kurang dengan negara . Kita perlu mengembalikan wibawa tanah air yang sesuai amanah UUD 1945.  Mental anak bangsa adalah suatu tinjauan kritis yang harus direvitalisasi.  Kita masih jauh dari peradapan manusia jika Kita berpikiran materialistis sepenuhnya, dimana tidak perlu ada etika, dan jika pun ada etika adalah etika matrialistik.  Inilah yang akan terjadi dengan etika matremalis dia akan menciptakan koruptor semua.  Akan tidak ada pemimpin yang tidak korup.  Peradaban anak bangsa atau Nation building character tidak mungkin maju kalau sekadar mengandalkan perombakan institusional tanpa melakukan perombakan manusianya atau sifat mereka yang menjalankan sistem ini.  Sehebat apa pun kelembagaan yang kita ciptakan, selama ia ditangani oleh manusia dengan salah kaprah tidak akan membawa kesejahteraan. Kapan ki...

Pena 14 Jan 2015 KPK POLRI JOKOWI

KPK vs POLRI -  " Median perilaku JKW " Tidak membenarkan yang satu- dan tidak menyalahkan yang lain - Nilai kebenaran calon Kapolri boleh dibilang lebih unggul karena dibenarkan Presiden dan DPR. Sedangkan nilai kebenaran KPK hanya milik KPK sendiri. Jika saja JKW , Mau bertindak primordial cukup melantik calon Kapolri krn sdh disetujui wakil rakyat dan biarkan KPK mengusut ketidaklayakannya yang dituduh koruptor.  AlIh - alih bakalan ramai - KPK didukung masa relawan pendukung JKW waktu pemilihan pilpres lalu akan siap protes karena JKW tidak sejalan dengan misi kepresidenannya soal pemberantasan korupsi.  Solusi Median -  jalan tengah adalah menangguhkan pelantikan dan KPK boleh melanjutkan pembuktian tuduhan.  Bermula karena POLRI merasa disalahkan sebelum dibuktikan. Prinsip dominasi dilancarkan. KPK tidak dituduh korupsi namun  melakukan sumpah palsu di pengadilan oleh sang wakil ketua.  Dibalik itu, Terlepas dari apa motif KPK menetapkan BG sbg ...

Kampung ketandan saksi sejarah akulturasi antara budaya Tionghoa,Keraton dan Yogjakarta

Kampung Ketandan merupakan saksi sejarah akulturasi antara budaya Tionghoa, keraton dan warga Yogyakarta. Letaknya di pusat kota, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Jalan Suryatmajan, Jalan Suryotomo dan Jalan Los Pasar Beringharjo. Anda bisa dengan mudah mengunjungi kampung Pecinan ini karena letaknya yang strategis di tengah kota, yaitu di sisi selatan kawasan Malioboro. Sejak 200 tahun lalu daerah ini menjadi tempat tinggal dan tempat mencari nafkah bagi masyarakat Tionghoa sehingga diakui sebagai kawasan Pecinan di Yogyakarta. Arsitekturnya didominasi nuansa tempo dulu dengan ciri khas rumah-rumah memanjang ke belakang dan digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus toko. Sebagian besar penduduk berprofesi sebagai pedagang emas dan permata, toko kelontong, toko herbal, kuliner dan penyedia berbagai kebutuhan pokok. Menjelang tahun 1950-an, hampir 90 persen penduduk beralih menjadi pedagang emas. Sumber : Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Akan Digelar Bulan Maret Ini  .co.id/berita/201...

Revitalisasi Pasar Tradisional

Image
Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mendapatkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2015 sebesar Rp975 miliar. Menurut Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel, dana tersebut akan digunakan untuk mendukung program pembangunan dan revitalisasi 5.000 pasar rakyat di seluruh Indonesia. Pembangunan revitalisasi pasar nantinya akan menyasar 100 pasar rakyat untuk tipe A dan tipe B. selain itu ada dana tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp256 miliar, untuk pasar tipe c dan d di 135 kabupaten.  Dari rencana tersebut, nantinya Kemendag akan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. " Untuk sementara akan realisasikan 940 pasar dan Kemenkop dan UMKM sebesar 75 pasar .

Liem Sioe liong's Salim group

Image
The book cover features a phoyo of teo smiling, balding old men; one with his arm drapes affectionally over the other. President Suharto, ruled indonesian with the proverbial iron first for 32 years as its second president . Under his patronage, liem Sioe Liong's / Soedono Salim suported his rule financially and built a business empire that, at that time, was the largest in tje Southeast Asia. 

DUA PERISTIWA YANG BERBEDA: PENCULIKAN AKTIVIS DAN PERISTIWA MEI 1998

Budayawan Goenawan Mohamad  (GM) memberi klarifikasi soal beredarnya dokumen rekaman suaranya yang berisi pernyataan bahwa dia tidak percaya  Prabowo Subianto berada di balik kerusuhan Mei 1998. DUA PERISTIWA YANG BERBEDA: PENCULIKAN AKTIVIS DAN PERISTIWA MEI 1998 Ada dua peristiwa laku kekerasan yang berbeda -- tapi yang sekarang tidak diingat dengan jelas. Penculikan aktivis terjadi SEBELUM Peristiwa Mei 1998. Ini data dari KONTRAS: 1. Desmond Junaidi Mahesa, diculik di Lembaga Bantuan Hukum Nusantara, Jakarta, 4 Februari 1998. 2. Haryanto Taslam... 3. Pius Lustrilanang, diculik di depan RSCM, 2 Februari 1998. 4. Faisol Reza, diculik di RSCM setelah konferensi pers KNPD di YLBHI, Jakarta, 12 Maret 1998 5. Rahardjo Walujo Djati, diculik di RSCM setelah konferensi pers KNPD di YLBHI, Jakarta, 12 Maret 1998. 6. Nezar Patria, diculik di Rumah Susun Klender, 13 Maret 1998. 7. Aan Rusdianto, diculik di Rumah Susun Klender, 13 Maret 1998. 8. Mugianto, diculik di Rumah Susun Kl...