Posts

Jokowi Dua sisi dalam PDIP

Image
Semua orang hebat,  sama-sama  membangun Indonesia. Jokowi duduk menghadap megawati di DPP PDIP? Banyak menuai kontraversi .  Sederhana saja jawabnya, Betul dia kadernya.  Tapi ketika di Istana, Jokowi adalah orang Nomor 1.  Jokowi, PDIP, maupun Megawati, ketiganya saling membutuhkan dan ketergantungan masih diperlukan. PDIP adalah fraksi terbesar di DPR. Ke depan akan banyak kebijakan-kebijakan strategis yang akan mendapat dukungan PDIP. ( Kebijakan -kebijakan strategis pemerintah saat ini banyak dipengaruhi oleh PDIP, seperti Ibu Kota Negara (IKN) dan omnibus law )  Ok lanjut … Di satu sisi, PDIP juga tak bisa menutup mata bahwa kemenangannya dalam dua pemilu terakhir salah satunya dipengaruhi oleh Jokowi effect. Dan sudah pasti bu Mega bakal mengajak Jokowi berdiskusi mengenai sosok yang bakal diusung PDI-P di Pilpres 2024. Sebab, Jokowi tak lain merupakan kader partai banteng.  Bedakan “ Being seseorang “ … Sebagai warga cer...

Puasa,Paskah dan Bang Ade

Image
11 April 2022, ....... Awal minggu jelang saat Trisuci Paskah, bersamaan ibadah puasa Ramadan, masyarakat plus enamdua, diperlihatkan aksi Kekerasan yang dialami Ade Armando.  Peristiwa  itu seharusnya tidak perlu terjadi, pada saat mahasiswa berunjuk rasa. Kita pun sepakat bahwa kekerasan  kepada siapapun dan untuk tujuan apapun tidak dibenarkan. Namun, karena ada penggerakan massa yang kurang cerdas menyusup bergerak sesuai dengan agenda keinginan mereka, terjadilah peristiwa itu. Kekerasan alias Main hakim sendiri (Eigenrichting) adalah tindakan kesewenang-wenangan individu atau sekelompok orang dengan melakukan kekerasan terhadap orang lain. Kejadian mungkin hanya sesaat, efeknya merugikan bersama, memungkinkan seseorang atau sekelompok orang melakukan tindakan-tindakan destruktif dan sadis, di luar rasio individu (kemanusiaan) dari para pelakunya, biasanya karena ada dorongan keberanian dari yang lain.  (Ini adalah semacam  sihir sosial yang te...

Pola Relasi beragama ( 1 )

Image
Yayasan wakaf Paramadina pernah meluncurkan buku Fikih Lintas Agama - membangun masyarakat inklusif - Pluralis. Buku ini sudah cukup lama ( 2004) dan saking lamanya mungkin sudah jarang topik ini diusung kembali. Buku ini menggagas lahirnya fikih lintas agama yaitu pemikiran tentang pluralisme berbasis keagamaan. Mengingat NKRI sangat Bhinneka, pemikiran ini sangat cocok karena  bisa menerima eksistensi agama lain.  Dalam buku ini bab yang sangat menarik perhatian saya adalah, argumemtasi tentang konsep Ahl al-kitab yaitu pengakuan terhadap para penganut kitab suci, serta konsekwensi iman kepada semua nabi ( baca ahli kitab di luar Yahudi & Nasrani) - highlights penting ada sebuah kesepakatan untuk menerima agama lain membangun sinergi agama-agama.  Kemudian ada konsep Ahl al-dzimmah ( komunitas non muslim, baik Yahudi maupun Kristiani yang melakukan kesepakatan dibawah tanggung jawab kaum Muslim, ( Konsep Perlindungan : bukan konsep penindasan), bahkan se...

2022 & Koktail Tahun Baru Omicron

Image
Perayaan pergantian tahun, minus keramaian terjadi di seluruh belahan dunia. Perayaan yang terbatas,  menyadarkan kita sudah memasuki empat tahun kalender berbingkai pandemi.  Lebih dari 285 juta orang telah terinfeksi oleh virus corona di seluruh dunia sejak akhir 2019 dan lebih dari 5 juta telah meninggal. Hal ini membawa Kesedihan sebagai respons terhadap hilangnya nyawa, serta perubahan drastis pada rutinitas sehari-hari, cara hidup yang biasanya memberi kita kenyamanan dan perasaan stabil. Kendati begitu, harapan untuk berakhirnya pandemi masih ada, bahkan sangat besar. Malam pergantian tahun dari 2021 menuju 2022  dengan hening merupakan keniscayaan. Pandemi yang belum berakhir memaksa masyarakat untuk tidak memunculkan keramaian dalam menyambut Tahun Baru. Penularan virus corona varian Omicron melesat di sejumlah negara. Hal itu harus menjadi alarm bagi warga Ibu Kota di belahan dunia ini.  Setelah membaca situs berita dionlen, Saya sedikit membua...

The Clock is Ticking 2022

Image
The clock is ticking don’t get left behind!  Have you decided what path you will take in 2022 Have you set your goals? Ternyata klise alias template seperti diatas pasti banyak muncul di timeline,status. Cara klasikal propaganda menjelang tahun baru. Inti message / pesan meramu langkah kongkrit apa yang mau diraih di tahun depan nanti. ( kenyataan banyak yang tidak dilakukan juga sih, sudah bikin banyak planning). Kita juga tidak bisa menolak hukum alam yang terjadi. Sedikit flash back perjalanan tahun ini , tahun 2021, tahun yng masih berjudul tahun pandemi ke dua. Tahun perjuangan epidemi menuju herd immunity dan menyisakan banyak cerita. Dari yang kehilangan orang yang kita cintai sampai dengan ramai-ramai nguber vaksin. Banyak sekat-sekat cerita menyenangkan maupun menyedihkan, banyak drama-drama tunggal maupun berseri yang menjadi topik pembicaraan diantara sesama. Ya, tau sendiri lah bagaimana kejadian-kejadian yang terjadi seputar ketersedian obat, rumah sakit,...

"SOS !" Pancasila

Image
Sos “ Pancasila Harian Kompas hari ini memuat tulisan Romo Magnis tentang Pancasila . Tulisan ini menginspirasi saya untuk sekedar “Mikir - mikir”’ tentang Pancasila dari prespektif pribadi dan kebetulan juga pas sekali, besok adalah hari memperingati Lahirnya Pancasila. Bicara Pancasila, pengalaman dulu saat masih berstatus pelajar di era Orde baru, pastilah kental dan hapal luar dalam soal Pancasila. Ingat saat itu “framing“ P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) atau Ekaprasetia Pancakarsa sangat populis. ( santiaji buat pegawai negri😃)  Seluruh organisasi apapun harus menerapkan Pancasila sebagai asasnya. Termasuk dalam kegiatan orientasi siswa-siswi baru setingkat lanjutan atas bahkan mahasiswa perguruan tinggi wajib mendapatkan pengarahan P4.  Sementara untuk anak didik dibawah itu , P4 lebih dulu diajarkan melalui mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) yang pertama kali diatur dalam Kurikulum 1975.  Intinya Pancasila saat itu bukan ...

Yuk plesiran sambil Mudik

Image
Dilandasi akan keyakinan dan ketaatan tradisi, serta yakin akan tercapainya “Herd Immunity” akibat 300 juta warga yang telah mendapat vaksin dalam kurun 7 bulan, alih-alih malah menuai sikap ignorant alias abai secara masif bagi masyarakat India.  Satu Juta warga India mengikuti ritual “Kumbh Mela” mandi di sungai Gangga. Festifal keagamaan terbesar namun dilaksanakan tanpa protokoler kesehatan, rupaya sudah ditunggu “Gengster” Covid19 sebagai hidangan empuk. Tragedi di India, mengingatkan kita bahwa dalam perjalanan waktu pandemi, istilah  Herd Immunity bukan jaminan pada periode ini, malah menjadi sesuatu momentum tragedi  “Herd Ignorancy”.  Sejauh ini kasus positif Covid19 selalu melonjak, lantaran mengendurnya pengawasan prokes. Kejenuhan dan merasa terbiasa dengan pandemi menjadi sindrom "Kebal" akan ketakutan virus covid-19. Jika kasus melonjak, pengawasan jangan lengah. Kepatuhan daerah untuk menjalankan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masy...